PERAN HOME INSDUSTRY TEMPE DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.47885/kompetitif.v12i1.47Keywords:
home industry, MeMes, Family IncomeAbstract
Penelitian ini berjudul “Peran Home industry Tempe Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga (Studi Kasus di Lingkungan Karang Bata Utara Kelurahan Abian Tubuh Kecamatan Sandubaya Kota Mataram)” Home industry tempe merupakan salah satu usaha kecil menengah (UMKM) yang berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah sumber penghasilan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskripstif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah pemilik Home industry , karyawan dan kepala lingkungan Karang Bata Utara Kelurahan Abian Tubuh. Hasil penelitian memnjukan bahwa keberadaan Home industry tempe di Lingkungan Karang Bata Utara berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga baik bagi pemilik maupun karyawan Home industry . Selain itu, usaha ini mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Namun, terdapat kendala dalam pengelolaan usaha ini, seperti faktor bahan baku, faktor pemasaran, dan faktor cuaca dalam proses produksi. Dengan demikian, Home industry tempe ini memiliki potensi untuk mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat, namun memerlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari pemerintah.
References
B. Milles dan Huberman, 2014. (n.d.). nalisis Data Kualitatif Model Miles Dan Huberman.
Brigette Lantaeda, S., Lengkong, F. D. J., & Ruru, J.M. (2002). Peran Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah Dalam Penyusunan Rpjmd Kota Tomohon. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 04(048), 243.
Sadikin Akhyadi dan Dinno Mulyono. (n.d.). Program Parenting Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keluarga (Program Pengabdian Di Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang).
Eiske Salaa. (n.d.). Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Di Desa Tarohan Kecamatan Beo Kabupaten Kepulauan Talaud.
Haharap, A. K. Z. (2016). (n.d.). Pengaruh Home Industri Tempe Terhadap Pendapatan Perekonomian Masyarakat Desa Hapesong Baru Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal LPPM, 7(2), 1-10.
Moleong, Lexy J., and Surjaman, T. (n.d.). Metodologi penelitian kualitatif. Indonesia, Remadja Karya, 1989.
Muliawan, J. U. (2008). (n.d.). Manajemen Home Industri: peluang usaha di tengah krisis. Yogyakarta.
Musdalifah Dachrud dan Yusra. (n.d.). Pendidikan Berbasis Islam Dan Multikultural Dalam Keluarga Sebagai Pembentuk Religiusitas Pada Anak. jurnal PORET, Vol.22 No.
Sandi, I. M. 1985. R. I. G. R. J. P. M. (1985). Rebuplik Indonesia Geografi Regional.
Sandra, R., & Erianjoni, E. (2020). Konstruksi Masyarakat Terhadap Suami yang Tidak Bekerja dalam Keluarga di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok. Jurnal Perspektif, 3(2), 246.
https://doi.org/10.24036/perspektif.v3i2.231
Soebroto, T. (1979). Pengantar Tekhnik Berusaha. Semarang.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. (hal. 334).
Suryanto, O., & Megawati, D. (2020). Upaya Peningkatan Penjualan Home Indsutri Tempe “Pak Mustari” Melalui
Digital Marketing. Pkm-P, 4(2), 147.https://doi.org/10.32832/pkm-p.v4i2.731
Sutrisno, E. (2013). Studi Profil Industri Tempe Berdasarkan Tingkat Kesuksesan (Studi Kasus Industri Tempe di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor). (n.d.).
Sutriyanti, N. K. (2016). Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Melalui Peran Orang Tua Dalam Keluarga. Jurnal Penjaminan Mutu, 2(1), 14. https://doi.org/10.25078/jpm.v2i1.57
Syahdan, S. (2019). Peran Industri Rumah Tangga (Home Industry) pada Usaha Kerupuk Terigu terhadap Pendapatan Keluarga di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Manazhim, 1(1), 45–63. https://doi.org/10.36088/manazhim.v1i1.136
Tambunan, T. (1999). Perkembangan Industri Skala Kecil di Indonesia.



